Vivian Lii's

Loves

Edelweis adalah bunga yang pasti sudah tak asing lagi bagi para penggiat alam bebas mendaki gunung, karena bunga abadi ini saat ini hanya mampu tumbuh dan besar di ketinggian gunung dan memerlukan sinar matahari penuh. Bunga cantik ini memang akrab dengan para pendaki dan mengilhami banyak orang melalui keindahan dan keabadian yang ditampilkannya. Tak heran kalau bunga ini disebut sebagai bunga abadi, karena mekar dalam waktu yang cukup lama.



Bunga edelweis asli atau yang sering disebut dengan Everlasting Flower sebenarnya adalah bunga Leontopodium yang hanya ada di pegunungan alpen, bukan bunga Edelweis Jawa atau Anaphalis javanica. Tapi apa daya sudah terlanjur, karena bunga ini yang sebenarnya bunga adalah serbuk kuning yang dalam waktu 1 - 3 hari setelah mekar akan rontok dan menyisakan kelopak bunganya saja.

Kelopak bunga yang tahan lama inilah yang sering 'dicolong" oleh para pendaki gunung. Dan mereka pun akhirnya kecolongan karena hanya membawa kelopak bunga abadi. Bunga Edelweiss merupakan spesies tanaman berbunga endemik yang banyak ditemukan di daerah pegunungan di Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok.

Bunga Edelweiss yang menyukai sinar matahari penuh ini dalam ukuran dewasa dapat mencapai 8 meter tingginya, tapi pada umumnya hanya mencapai tinggi kurang dari satu meter. Bunga edelweiss umumnya terlihat antara bulan April – Agustus, dimana pada sekitar akhir Juli – Agustus merupakan fase mekar terbaiknya.

Bunga Edelweiss ( Anaphalis javanica ) sangat popular dikalangan wisatawan. Bunga ini dikeringkan dan dijual sebagai souvenir. Kondisi ini menyebabkan spesies tanaman ini mengalami kelangkaan . Di wilayah gunung Bromo – Tengger Jawa Timur, tanaman ini dianggap punah. Jumlahnya yang terus menurun membuat tanaman ini termasuk yang dilindungi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango , Jawa Barat. Larangan untuk memetik bunga ini terpampang jelas, namun kerap kali pemetikan bunga Edelweiss sulit dihindarkan dari tangan - tangan jahil yang mencoba menyelundupkan bunga tersebut.

Kabar gembiranya, bunga Edelweis Jawa ( Anaphalis Javanica ) ini sudah banyak dibudidayakan oleh para petani di daerah Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah. Para petani ini membudidayakannya dengan cara menanam anakan yang tumbuh dari biji dan tersebar di sekitar pohon induknya serta ditanam di daerah dataran tinggi lebih dari 1000 mdpl, pada tanah liat berkapur atau berpasir dengan pH ( keasaman tanah ) antara 4 - 7.

Kemauan dan kesadaran yang gigih dari kita untuk membuat Edelweis tetap menjadi bunga abadi dan tumbuh di alamnya. Biarkan dia disana untuk menyambut para pendaki dengan indahnya. Jaga Edelweis dari hati.



Edelweis (kadang ditulis eidelweis) atau Edelweis Jawa (Javanese edelweiss) juga dikenal sebagai Bunga Abadi yang mempunyai nama latin Anaphalis javanica, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian maksimal 8 m dengan batang mencapai sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m.

Di balik keindahan dari bunga edelweis ternyata tersimpan sebuah mitos, dimana bagi yang memberikan bunga ini kepada pasangannya, maka cintanya akan abadi. Tidak sedikit para pencinta yang menjadikan bunga abadi ini menjadi salah satu hadiah spesial bagi pasangannya. Konon, hal itu dimaksudkan agar cintanya abadi.




Mmm.., kalau bicara mengenai mitos memang susah, meskipun terkadang itu tidak masuk akal. Tapi di lain sisi, ketika posisi kita telah menjadi korbannya, justru sebaliknya, “Mitos mampu mengalahkan sebuah logika dan keyakinan”. Nggak percaya? Coba deh tanyain ke teman-teman kamu mengenai hal ini. Atau mungkin diantara kamu memiliki cerita tersendiri mengenai mitos ini.

Siapa yang nggak tahu bunga edelweis, atau banyak orang yang memberikan istilah dengan bunga abadi. Kalau dilihat dari bentuknya bunga ini sangat cantik, dan di balik kecantikannya itu tersimpan makna ataupun mitos yang cukup banyak mempercayainya. Butuh perjuangan untuk mendapatkannya, karena bunga yang satu ini biasanya tumbuh di puncak-puncak atau lereng-lereng gunung.

Oleh karena itu kamu bisa membayangkan betapa susahnya untuk bisa memetik si bunga abadi ini. Orang bilang, “Untuk mendapatkan bunga edelweis yang indah, maka semakin besar resiko yang dihadapi”, karena nyawa adalah tantangannya. Mengingat bahwa bunga edelweis telah menjadi bunga yang langka dan dilindungi, razia juga salah satu resiko yang harus ditanggung.

Tapi.., fenomena yang ada sekarang ini justru mengharuskan kita agar dapat bijaksana dan membuat benang merah agar bunga edelweis tetap ada sebagai pelepas dahaga jika seandainya suatu saat kita berdiri di sebuah puncak yang tinggi, dimana sekeliling kita adalah hamparan bunga abadi ini. Save Edelweis!



So, kalau pacar kamu bertanya, “Kenapa kamu (tiba-tiba) nggak suka bunga edelweis? Bukankah itu bunga abadi yang bisa membuat cinta kita abadi seperti bunga edelweis?”. Cari alasan lain aja deh, yaa.. mungkin kamu bisa bilang, “Bunga itu terlalu indah untukku..”, “Aku gak tega melihatnya, karena hanya bunga ini puncak dan lembah di pegunungan menjadi indah..”, atau, “Cinta kita akan lebih indah dan abadi jika kamu memberikan bunga bank..”. Bagi yang percaya bahwa bunga edelweis bisa membuat cinta kamu abadi, akan lebih bijaksana kalau kamu justru membiarkan bunga itu tumbuh dan abadi sesuai pada tempatnya.

Kamu tidak akan pernah mendapatkan cinta abadi (dari sekuntum bunga abadi), tapi adalah cinta sejati (juga bukan dari sekuntum bunga Edelweis). Dan kamu justru tidak akan mendapatkan keduanya jika kamu tidak meyakini bahwa yang sedang kamu rasakan.

source : http://www.blogsastra.com/2013/04/bunga-keabadian-edelweis-dan-mitosnya.html
Karena Iris, dewi Yunani Messenger cinta, bunga nya dianggap sebagai simbol komunikasi dan pesan. Oleh karena itu, dalam bahasa bunga iris melambangkan keanggunan dan kekuasaan.

bunga irisArti Iris bervariasi tergantung warna bunga. Gifting Iris dapat digunakan untuk menyampaikan banyak emosi. Ungu Iris menyampaikan kebijaksanaan dan pujian. Biru Iris menyampaikan iman dan pengharapan. Iris kuning menyampaikan gairah dan Iris putih menyampaikan kemurnian.
Tanaman Taman Iris ini menakjubkan datang dalam berbagai warna; biru dan ungu, putih dan kuning, pink dan oranye, coklat dan merah dan bahkan hitam.
Kita dapat menemukan sekitar 200 spesies dalam Iris genus dan berasal dari daerah utara suhu dunia. Selain dari berbagai warna, Iris juga memiliki berbagai habitat. Beberapa spesies Iris dapat tumbuh di padang pasir, beberapa di rawa-rawa, orang lain dalam suhu dingin dan banyak dalam iklim suhu. Dua iris tumbuh paling populer adalah Bearded Iris dan Iris Siberia.

Fakta menarik

  • Iris bervariasi dalam bentuk, bentuk, warna dan ukuran. Dedaunan yang paling menarik ketika tanaman tidak mekar.
  • Iris mengambil namanya setelah dewi Yunani yang digunakan untuk melakukan perjalanan melalui pelangi dan juga dianggap sebagai utusan cinta. Bunga Iris, adalah nama setelah Dewi karena semua warna yang tersedia.
  • salah satu yang paling dikenal dan dicintai di antara tanaman kebun. Iris adalah kuat herba abadi.
  • Dianggap sebagai juga bunga Sphinx.
  • Juga dikenal dengan Pliny dan memuji kebajikan obat.
  • Bunga favorit Muslim adalah juga Iris, dimana mereka diperkenalkan ke Spanyol setelah penaklukan pada abad ke-8.
Tumbuh Iris
Pupuk adalah hal yang baik untuk memperbaiki kondisi tanah, sebelum bahkan tanam iris. Pastikan untuk menggunakan kompos, Lumut gambut atau pupuk kandang yang baik membusuk, untuk meningkatkan bahan organik.
  • Pilih tempat yang tepat di mana Anda dapat tumbuh iris. Ini akan membantu banyak jika itu adalah daerah berhutan drainase yang sangat baik dengan naungan parsial
  • Akar atau rimpang iris mudah dipisahkan dan ditanam kembali.
  • Rimpang-harus ditanam di dekat permukaan dengan akar di bawah ini.
  • Membagi rumpun dan tanaman rimpang tunggal, memastikan bahwa ada ruang cukup, sesuai dengan efek yang diinginkan.
  • Jika tanah berat, maka beberapa material drainase seperti kerikil dan guci yang pecah harus ditempatkan di dalam lubang.
  • Beberapa iris beardless juga harus diperbanyak dari biji.


Bunga Aster adalah bunga yang berasal dari Tiongkok dengan tinggi rata-rata 30-70 cm.
Para petani daerah Pacet banyak yang menanam bunga ini karena banyak orang-orang menyukainya. Bungai ini sekilas bentuknya seperti bunga kertas (hampir mirip dengan bunga matahari). Bunganya berdaun susun dan memiliki banyak warna mulai dari putih, biru, ungu, juga warna lain di mana tengahnya biasanya berwarna kuning. Rata-rata bunga ini berumur satu tahun. Di Indonesia sendiri, aster termasuk komponen bunga karangan yang dianggap penting. Dalam satu tangkai terdapat beberapa cabang yang ujungnya adalah kuntum bunga. Aster sangatlah mudah didapat dan tidak mengenal musim untuk berbunga. Di antara jenis-jenis aster yang sering kita jumpai, aster merah adalah bunga yang tengahnya berwarna hijau muda, sedang kelopaknya memanjang namun agak jarang. Kemudian ada juga aster merah muda, yang satu ini memiliki banyak jenis di antaranya ialah jenis euro. Jenis ini memiliki kelopak bunga yang agak bulat dan susunannya bertumpuk berbeda dengan aster merah. https://id.wikipedia.org/wiki/Aster 

Arti & Fakta Menarik Dari Bunga Aster

Bunga aster merupakan bunga yang sangat eksotis yang telah sering digunakan untuk berbagai dekorasi selama berabad-abad lamanya. Selain cantik, bunga aster juga mempunyai arti yang berbeda-beda. Berikut merupakan arti dari bunga aster, filosofi yang terkandung, dan beberapa fakta yang terkait di dalamnya.

Keindahan dari sebuah bunga akan selalu menjadi berbagai sumber inspirasi dan daya tarik bagi banyak orang yang ada di seluruh dunia dari berbagai batasan usia. Bau yang khas serta arti bunga aster yang memabukkan dan aneka warna yang dimiliki oleh bunga aster memiliki efek yang memikat. Bunga merupakan bagian integral dari kehidupan kita sebagai manusia dan merupakan bagian pada berbagai acara hari ulang tahun, pemakaman, wisuda, dan pernikahan. Salah satu jenis bunga yang paling populer dan indah adalah bunga aster. Keindahan dari jenis bunga liar ini terlihat dari teksturnya yang subur, yang selalu dianggap sebagai bunga yang mempesona pandangan mata.
Bunga aster bisa kita temui  di benua Amerika Utara dan Eropa Selatan. Bunga aster ini juga sering ditanam di kebun bunga karena kecantikannya yang mempunyai banyak jenis warna. Keluarga dari bunga aster memiliki lebih dari 600 spesies bunga yang tersebar luas di seluruh dunia, salah satu varietas yang paling umum adalah Monte Casino. Bunga aster yang tersedia dalam beberapa warna yang eksotis, mulai dari warna merah, putih, merah muda, ungu, lavender, biru dan juga warna campuran. Tidak peduli apa warna bunga aster, sebagian besar kepala ari bunga aster berwarna kuning. Kata aster berasal dari bahasa Yunani yang mempunyai arti bunga yang menyerupai bintang, karena sebagian besar dari bentuk bunga tersebut.

Arti bunga aster
Selain bunga eksotis yang indah, bunga aster juga mempunyai arti tersendiri. Apakah makna dari bunga aster?  Arti dari bunga aster tidaklah terlalu jelas, karena memiliki berbagai versi yang berbeda-beda. Pada zaman kuno, hal ini diyakini banyak orang bahwa parfum dari daun aster yang terbakar akan dapat mengusir ular. Ini merupakan alasan bahwa bunga aster banyak terdapat di berbagai taman dan kebun. Arti dari bunga aster yang lain adalah bahwa bunga aster terbentuk ketika dewi Asterea Yunani menangis, sehingga bunga aster dianggap sebagai pesona dari cinta yang memiliki kekuatan mistik. Selain itu, bunga aster ada kalanya juga diletakkan di atas makam tentara Prancis.

Saat ini, beberapa orang percaya bahwa bunga aster merupakan lambang daris sebuah cinta dan kesabaran, sementara banyak orang juga yang percaya bahwa dengan memberikan bunga aster pada seseorang, ini berarti merupakan suatu pertanyaan tentang “apakah orang itu setia ataukah tidak”. Jadi berhati-hatilah kepada siapa anda akan memberikan rangkaian bunga aster.

bunga aster2Fakta menarik tentang bunga aster
Bunga aster bukanlah jenis bunga tunggal, meski aster terlihat seperti bunga yang tunggal. Namun, aster sebenarnya adalah kumpulan dari bunga yang sangat kecil, yang dikelompokkan dan dikelilingi oleh kelopak yang berwarna-warni.
Seperti halnya dengan jenis bunga daisy, bunga aster mempunyai kepala bunga yang berbentuk bintang. Bunga aster yang tersebar di seluruh dunia dan bisa tumbuh di berbagai iklim cuaca, mulai dari daerah yang tropis sampai ke daerah yang lebih dingin.
Asal usul bunga aster telah dikenal lebih dari 4000 tahun lebih, digunakan untuk menghias rumah dan kebun selama berabad-abad lamanya. Bunga Aster adalah bagian dari keluarga tanaman Asteraceae. Sekitar 600 spesies yang merupakan bagian dari genus aster yang berasal dari daratan Amerika Utara.
Bunga aster merupakan bunga yang sangat fleksibel, di negara-negara tertentu seperti di negara Denmark dan Belanda, bunga aster digunakan untuk menghiasi dekorasi jendela rumah. Bunga aster juga sangat ideal untuk digunakan sebagai karangan bunga dan penghias dari sebuah meja.

Dengan begitu banyak fakta yang menarik dan makna yang saling terkait dari jenis bunga aster, maka tidak mengherankan bahwa banyak orang yang begitu menyukai bunga aster dan menggunakannya sebagai hiasan untuk rumah dan kebun mereka. Bunga aster yang merupakan bunga-bunga yang begitu indah penuh eksotisme yang telah dicintai oleh banyak kalangan orang di seluruh dunia selama ribuan tahun lamanya.
Aconitum napellus
Aconitum (/ˌækəˈntəm/), juga dikenal dengan sebutan aconite, monkshood, wolf's bane, leopard's bane, women's bane, devil's helmet atau blue rocket, adalah salah satu genus dari lebih 250 spesies tumbuhan bunga yang berasal dari keluarga Ranunculaceae. is a genus of over 250 species of flowering plants belonging to the family Ranunculaceae. Tumbuhan menahun ini seringkali dijumpai pada pegunungan di bagian utara hemisfer tumbuh didataran lembab yang diakibatkan oleh kabut pegunungan. Sebagian besar spesies tumbuhan ini merupakan tumbuhan beracun sehingga harus berhati-hati.
Aconitum adalah tumbuhan berbunga yang seperti bunga buttercup. Aconitum adalah tumbuhan yang berbentuk rumput-rumputan yang terdapat bagian di dalam tanah yang dapat hidup lebih dari dua tahun yang biasa hidup di daerah yang bergunung-gunung di belahan bumi bagian utara. Hidup dengan menampung banyak air dan dapat menyerap tanah di padang rumput pegunungan. Daunnya berbentuk menjari dengan tiap daun terdiri dari 5-7 bagian yang setiap bagian tersebut terdiri lagi 3 bagian yang kasar dan terdapat duri tajam. Mereka dapat dibedakan dengan adanya satu dari lima kelopak daun yang berada di bagian belakang yang biasa disebut galea yang berbentuk helm berbentuk silinder. Acotinum mempunyai 2-10 daun bunga, 2 di bagian atas berbentuk besar. Mereka terletak dalam suatu kelompok yang ditopang oleh tangkai yang panjang. Acotinum memiliki sebuah taji cekung yang berada di puncak paling atas yang memuat nektar. Buah Acotinum akan terbelah dua jika sudah matang. Jenis yang paling dikenal dari genus ini adalah Aconitum napellus yang dianggap sangat penting dalam ilmu pengobatan dan ilmu racun. Akarnya kadang-kadang keliru dengan Horseradish. Acotinum memiliki batang di bawah tanah yang lancip di bawah akar. Mahkotanya atau sebagian dari bagian atasnya merupakan asal dari tanaman yang baru. Jika tersentuh ujungnya akan mengakibatkan keadaan mati rasa dan perih.

Species

  • Aconitum ajanense
  • Aconitum albo-violaceum
  • Aconitum altaicum
  • Aconitum ambiguum
  • Aconitum angusticassidatum
  • Aconitum anthora (Yellow Monkshood)
  • Aconitum anthoroideum
  • Aconitum album
  • Aconitum axilliflorum
  • Aconitum baburinii
  • Aconitum baicalense
  • Aconitum barbatum
  • Aconitum besserianum
  • Aconitum biflorum
  • Aconitum bucovinense
  • Aconitum burnatii
  • Aconitum carmichaelii' (Carmichael's Monkshood)
  • Aconitum charkeviczii
  • Aconitum chasmanthum
  • Aconitum chinense - Siebold.&Zucc.[5] aka Aconitum carmichaelii var. truppelianum
  • Aconitum cochleare
  • Aconitum columbianum (Western Monkshood)
  • Aconitum confertiflorum
  • Aconitum consanguineum
  • Aconitum coreanum
  • Aconitum crassifolium
  • Aconitum cymbulatum
  • Aconitum czekanovskyi
  • Aconitum decipiens
  • Aconitum degenii (syn. A. variegatum ssp. paniculatum)
  • Aconitum delphinifolium (Larkspurleaf Monkshood)
  • Aconitum desoulavyi
  • Aconitum ferox (Indian Aconite)
  • Aconitum firmum
  • Aconitum fischeri (Fischer Monkshood)
  • Aconitum flerovii
  • Aconitum gigas
  • Aconitum gracile (synonym of A. variegatum ssp. variegatum)
  • Aconitum helenae
  • Aconitum hemsleyanum (Climbing Monkshood)
  • Aconitum hosteanum
  • Aconitum infectum : Arizona Monkshood
  • Aconitum jacquinii (synonym of A. anthora)
  • Aconitum jaluense
  • Aconitum jenisseense
  • Aconitum karafutense
  • Aconitum karakolicum
  • Aconitum kirinense
  • Aconitum krylovii
  • Aconitum kunasilense
  • Aconitum kurilense
  • Aconitum kusnezoffii : Kusnezoff Monkshood
  • Aconitum kuzenevae
  • Aconitum lamarckii
  • Aconitum lasiostomum
  • Aconitum leucostomum
  • Aconitum longiracemosum
  • Aconitum lycoctonum
  • Aconitum macrorhynchum
  • Aconitum maximum (Kamchatka Aconite)
  • Aconitum miyabei
  • Aconitum moldavicum
  • Aconitum montibaicalense
  • Aconitum nanum
  • Aconitum napellus (Monkshood; type species)
  • Aconitum nasutum
  • Aconitum nemorum
  • Aconitum neosachalinense
  • Aconitum noveboracense (Northern Blue Monkshood)
  • Aconitum ochotense
  • Aconitum orientale
  • Aconitum paniculatum
  • Aconitum paradoxum
  • Aconitum pascoi
  • Aconitum pavlovae
  • Aconitum pilipes
  • Aconitum plicatum
  • Aconitum podolicum
  • Aconitum productum
  • Aconitum pseudokusnezowii
  • Aconitum puchonroenicum
  • Aconitum raddeanum
  • Aconitum ranunculoides
  • Aconitum reclinatum (Trailing White Monkshood)
  • Aconitum rogoviczii
  • Aconitum romanicum
  • Aconitum rotundifolium
  • Aconitum rubicundum
  • Aconitum sachalinense
  • Aconitum sajanense
  • Aconitum saxatile
  • Aconitum sczukinii
  • Aconitum septentrionale
  • Aconitum seravschanicum
  • Aconitum sichotense
  • Aconitum smirnovii
  • Aconitum soongaricum
  • Aconitum stoloniferum
  • Aconitum stubendorffii
  • Aconitum subalpinum
  • Aconitum subglandulosum
  • Aconitum subvillosum
  • Aconitum sukaczevii
  • Aconitum taigicola
  • Aconitum talassicum
  • Aconitum tanguticum
  • Aconitum tauricum
  • Aconitum turczaninowii
  • Aconitum umbrosum
  • Aconitum uncinatum (Southern Blue Monkshood)
  • Aconitum variegatum
  • Aconitum volubile
  • Aconitum vulparia (Wolfsbane)
  • Aconitum woroschilovii

Natural hybrids

  • Aconitum × austriacum
  • Aconitum × cammarum
  • Aconitum × hebegynum
  • Aconitum × oenipontanum (A. variegatum ssp. variegatum × ssp. paniculatum)
  • Aconitum × pilosiusculum
  • Aconitum × platanifolium (A. lycoctonum ssp. neapolitanum × ssp. vulparia)
  • Aconitum × zahlbruckneri (A. napellus ssp. vulgare × A. variegatum ssp. variegatum)

Kegunaan

Kebencian Terhadap Seseorang

Tanaman ini menjadi makanan dari sebagian spesies Lepidoptera seperti ngengat dan tikus. Aconitum ferox mengandung sejumlah besar alkaloid pseudaconitine, yang di mana racun yang mematikan. Akar Aconitum ferox (Wolfsbane) memasok racun orang Nepal disebut bikh, bish, atau nabee. Ini berisi alkaloid pseudaconitine dalam jumlah besar, yang merupakan racun mematikan. Palmatum Aconitum menghasilkan racun bikh yang lain. Akar Aconitum luridum, dari Himalaya, dikatakan sangat mematikan seperti A. ferox atau A. napellus. Dalam persiapan pengobatan Barat aconite digunakan sampai hanya setelah pertengahan abad ke-20, tetapi ini tidak lagi digunakan karena telah diganti dengan yang lebih aman dan lebih efektif. Penggunaan internal wolfsbane diperlukan, untuk memperlambat denyut nadi, sebagai obat penenang di perikarditis dan denyut jantung, mengurangi kelebihan keringat atau untuk mengurangi sakit dalam pengobatan pilek, radang paru-paru, quinsy, radang tenggorokan, sesak napas, dan asma karena eksposur. Diambil secara internal, aconite bertindak sangat terkenal pada sirkulasi, respirasi, dan sistem saraf. Denyut nadi melambat, jumlah denyut per menit yang benar-benar dikurangi, di bawah dosis yang cukup besar, empat puluh, atau bahkan tiga puluh denyut, per menit. Menariknya, bunga wolfsbane digunakan untuk mengidentifikasi manusia serigala. Jika membuat bayangan kuning di dagu "tersangka", tes manusia serigala itu positif. Aconitum palmatum dapat dijadikan bahan ramuan Bikh yang lain. Akar Aconitum loridum dikatakan memiliki racun yang lebih kuat dari Acotinum ferox dan Acotinum plamatum. Beberapa spesies Acotinum digunakan sebagai racun pada anak panah. Suku Minaro di Ladakh menggunakan Acotinum napellus untuk memburu kambing hutan jantan, sedangkan di Jepang, suku Ainus menggunakannya untuk memburu beruang. Orang China juga menggunakannya sebagai berburu dan perang.

Source : Wikipedia


Bunga Dandelion atau yang biasa dikenal dengan sebutan Bunga Randa Tapak masih termasuk dalam genus Taraxacum dari family Asteraceae. Bunga Dandelion sendiri berasal dari benua Eropa dan Asia. Bunga Dandelion dapat hidup disegala tempat, dimanapun angin yang membawa benih Dandelion berhenti, disitulah Dandelion akan tumbuh. Secara fisik, Dandelion tidak menarik. Mungkin karena bentuknya yang aneh dengan tangkai yang kelihatannya rapuh. Namun Dandelion sebenarnya banyak mengajarkan kepada manusia (bagi yang mengerti) tentang arti hidup sesungguhnya. Saya akan menjelaskan sedikit makna kehidupan yang dapat kita contoh dari Bunga Dandelion. Bunga dandelion dengan tangkainya yang kecil dan sederhana dapat tumbuh di mana saja, tergantung dimana benihnya jatuh. Serpihan-serpihan kecil bunganya yang ringan akan terbang terbawa angin dan menyebar kemana pun ia mau, yang akhirnya akan tumbuh menjadi bunga baru di tempat ia jatuh dan membawa kehidupan baru. Bunga dandelion, terlihat sangat rapuh, namun sangat kuat, sangat indah, dan memiliki arti yang dalam. Kuat menentang angin, terbang tinggi dan menjelajah angkasa, dan akhirnya hingga di suatu tempat untuk tumbuh menjadi kehidupan baru. Ya, itulah inti dari kehidupan bunga dandelion yang menyimpan arti yang cukup dalam. Terbang tinggi dan menjelajah angkasa, maksudnya tetap berusaha untuk mengejar dan menggapai cita-cita kita yang mungkin akan berbatu-batu jalannya, namun tidak berhenti untuk mengejar cita-cita tersebut. Jatuh di suatu tempat dan membawa kehidupan baru maksudnya, perbaikilah kondisi lingkungan dimana pun kita berada, bawalah kebahagiaan dimanapun kita berada.
Suatu hari, Peri Flora melihat ada sesuatu yang terbang berwarna putih. Karena penasaran, ia pun menangkpanya. Hap ... 

Peri Flora : Kamu siapa? Mengapa kamu begitu kecil? Aku pun tak berasa menangkapmu. 

Dandelion : Aku ini benih bunga Dandelion. Tubuhku memang kecil, dan sangat ringan. 

Peri Flora : Wah, kamu berani, ya, terbang sendirian.. 

Dandelion : Ah.. terbang bagiku sudah biasa, Peri. Hembusan angin bisa membawaku ke mana saja mereka mau. Tubuhku terlalu kecil untuk melawan angin. 

Peri Flora : O, lalu di mana bungamu? 

Dandelion :Mari kutunjukkan di mana bungaku. Akan kuperlihatkan juga teman-temanku. Mereka semua masih bertahan, sebelum akhirnya tertiup angin. 

Akhirnya, Peri Flora pun diajak untuk melihat bunga Dandelion sesungguhnya… 

Peri Flora : Wah… indah sekali. Seperti bola-bola kapas, yah! 

Dandelion : Eits, itu bukan bunga Dandelion, Peri. Yang seperti bola kapas itu hanya benih Dandelion, seperti aku ini!Kalau bunga kami, berwarna kuning. 

Peri Flora : Memangnya kamu berasal dari mana, sih ? 

Dandelion : Aku berasal dari Asia dan Eropa. Namun karena penyebaran benih Dandelion melalui angin, jadi sekarang kami sudah ada di mana-mana. Kami juga suka dibilang tumbuhan liar. Karena, di mana benih Dandelion jatuh dan mengering, di situlah akan tumbuh bunga Dandelion. 

Peri Flora : O iya, katanya bunga Dandelion bisa mengajarkan arti kehidupan, yah? Bagaimana ceritanya ? Dandelion : Sebenarnya bukan bunga Dandelion, tetapi benihnya. Lihatlah kami. Meskipun kami kecil, tetapi kami berani untuk terbang tinggi dan membawa kehidupan baru di tempat lain. Begitu pun manusia. Jangan suka berkecil hati. Tetapi harus berani menghadapi segala rintangan

Peri Flora : Wah, bunga Dandelion memang hebat! Jadi, kita jangan takut untuk ber mimpi menjadi yang apa yang di inginkan, setinggi mungkin. jika kita berusaha maka kita akan mendapatkan benihnya. Semangat!  

Dan bunga dandelion berarti impian yang menjadi kenyataan, kebahagiaan, dan kesetiaan.



Bunga Dandelion sebenarnya berwarna kuning ini yang berwarna putih seperti bola kapas ini adalah benih bunga dandelion
Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30 cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap / condong ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Perancis menyebutnya tournesol atau "pengelana Matahari". Namun, sifat ini disingkirkan pada berbagai kultivar baru untuk produksi minyak karena memakan banyak energi dan mengurangi hasil.
Bunga matahari merupakan bunga nasional Ukraina dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat.
Tumbuhan terna semusim yang berasal dari Amerika Tropik bagian utara (Meksiko), tinggi 3m sampai 5m tergantung varietasnya. Daun tunggal lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang.
Bunga tersusun majemuk. Terdapat dua tipe bunga: bunga tepi atau bunga lidah yang membawa satu kelopak besar berwarna kuning cerah dan steril, dan bunga tabung yang fertil dan menghasilkan biji. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukan terbuka (silang) dan dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, tandan bunga majemuk mengikuti pergerakan harian Matahari (asal nama tumbuhan ini), yang gejalanya disebut heliotropisme. Tumbuhan mendapat keuntungan 10% lebih fotosintesis karena pergerakan ini.
Buahnya bertipe buah kurung (achene). Buah kering berdinding agak keras dan tak terlalu tebal ini sering disangka 'biji' bunga Matahari, karena memang tidak dapat dengan mudah dibedakan. Biji yang sesungguhnya terletak di dalam, terlindung oleh buah yang serupa tempurung. https://id.wikipedia.org/wiki/Bunga_matahari

Kelompok budidaya

Bunga Matahari hias.
Ada empat kelompok budidaya bagi bunga matahari yang dibedakan berdasarkan kegunaannya. Kultivar yang dirakit biasanya diarahkan pada salah satu kegunaan tertentu saja.
  • Kelompok penghasil minyak, dimanfaatkan minyak bijinya. Biji kelompok ini memiliki cangkang biji yang tipis. Kandungan minyaknya berkisar 48% hingga 52%. Untuk menghasilkan satu liter minyak diperlukan biji dari kira-kira 60 tandan bunga majemuk.
  • Kelompok tanaman hias, yang memiliki warna kelopak yang bervariasi dan memiliki banyak cabang berbunga,
  • Kelompok kuaci, untuk dipanen bijinya sebagai bahan pangan.

Habitat

Bunga matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur dan harus dihindari terkena frost.
Kerapatan tanam biasanya 60000 hingga 70000 tanaman per ha.

Minyak bunga matahari

Seperti telah disinggung pada bagian kelompok budidaya, pemanfaatan bunga Matahari terutama adalah sebagai sumber minyak, baik pangan maupun industri. Sebagai bahan pangan, minyak bunga Matahari cocok dipakai untuk menggoreng, mengentalkan, serta campuran salad. Minyak bunga matahari kaya akan asam linoleat (C18:2), suatu asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan manusia. Kepentingan teknik menginginkan minyak dengan kadar asam oleat yang lebih tinggi dan terdapat pula kultivar bunga Matahari yang menghasilkan minyak dengan kualitas demikian (mengandung 80% hingga 90% asam oleat, sementara kultivar untuk pangan memiliki hanya 25% asam oleat).

Arti Bunga Matahari 

Bunga matahari memiliki filosofi kesetiaan dimana ia selalu setia mengikuti arah matahari dan warna kuning identik dengan arti kehangatan dan kebahagiaan. Bunga ini dinamakan bunga matahari karena selalu setia mengikuti kemana arah matahari bergulir. Jika anda memperhatikan bunga matahari pada pagi hari maka dia akan menghadap ke timur, dimana matahari terbit dan kemudian akan terus mengikutinya seiring pergerakan matahari kearah barat, dimana matahari terbenam. Sifat dari bunga matahari ini memberikan arti kesetiaan yang patut untuk dijadikan pedoman akan arti sebuah kesetiaan. Setia dan patuh akan kodratnya tapa adanya protes. Arti bunga matahari juga sebagai symbol keriangan, kegembiraan dan kebahagiaan. Jika di perhatikan secara seksama bunga matahari memiliki warna kuning indah yang mewakili akan keceriaan. Mungkin anda pernah meilihat acara teletubies yang berisi bayi bayi penuh keceriaan. Pada setiap awal kemunculannya selalu mengambarkan matahari dan juga memunculkan bunga matahari yang disertai seyuman dari para bayi kecil yang penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan. Atau dalam percintaan berarti aku selalu memandanngmu. http://daunbuah.com/filosofi-dan-arti-bunga-matahari/



Bunga kamboja ditemukan oleh seorang botanis berkebangsaan Perancis yang bernama Charles Plumier, karena itulah bunga kamboja mempunyai nama Latin Plumeria. Bunga kamboja dulu hanya kita jumpai ditempat-tempat yang berbau religi seperti pemakaman dan tempat-tempat lain, namun kini hal itu sudah berubah. Bunga ini tidak mempunyai hubungan sama sekali dengan negara Kamboja sebab bunga ini ternyata berasal dari Amerika Tengah yang meliputi Equador, Colombia, Cuba, Venezuela, dan Mexico.

Sejak kapan keberadaannya di Indonesia sampai sekarang belum diketahui tepatnya. Namun, bunga kamboja diperkirakan pertama kali dibawa ke Indonesia oleh bangsa Portugis dan Belanda yang mana keduanya merupakan bangsa yang peduli terhadap lingkungan dan sangat menyukai alam tropis.  Diperkirakan kamboja asli Indonesia adalah bunga kamboja yang berwarna putih dengan bagian dalam berwarna kuning di mana kuntumnya tidak terbuka penuh serta berukuran kecil. Bunga kamboja tumbuh subur di dataran rendah sampai pada ketinggian 700 meter, namun secara umum tanaman ini bisa tumbuh subur di semua tempat.sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Bunga_Kamboja

Jenis-Jenis

Bunga kamboja tidak hanya terdiri dari satu jenis saja melainkan bermacam-macam, diantaranya Plumeria Bali-Whirl. Bunga kamboja ini memiliki mahkota yang bertumpuk, sedang cara memperbanyak serta melestarikannya adalah dengan penyetekkan. Ada juga Plumeria Acuminata, bentuk mahkotanya membulat serta bagian ujungnya menggulung. Yang ketiga yakni Plumeria Acutifolia, bau bunganya harum dan berkhasiat untuk obat kencing nanah, bengkak serta bisul. Bunga kamboja jenis ini sering digunakan untuk upacara keagamaan oleh orang Bali.
Selanjutnya adalah Plumeria Cendana, meskipun berbau harum tetapi getahnya mengandung racun yang mana racun tersebut dapat menimbulkan rasa gatal. Plumeria Kok Putih, bunga kamboja ini sekalipun sudah mekar tetap terlihat agak kuncup. Ada juga Adenium Obesum, biasanya orang-orang menyebutnya dengan bunga kamboja Jepang. Bunga ini bukan berasal dari negeri sakura melainkan dari Benua Afrika, tepatnya Tanzania, Kenya, dan Uganda. Tanaman ini juga terkenal dengan sebutan the rose of desert (mawar padang pasir), hal ini disebabkan karena dia mampu bertahan hidup meskipun tumbuh di padang pasir.

Kegunaaan

Obat

kamboja
Bunga kamboja mempunyai sejumlah senyawa yang berkhasiat sebagai obat, yakni triterprenoid amirin, lupeol, dan fulvoplumierin. Zat-zat tersebut bersifat antipiretik (menurunkan demam), antiinflarnatif (mengatasi radang), dan analgesik (meredakan rasa sakit). Karena kandungan-kandungan inilah, bunga kamboja berguna untuk mengurangi nyeri haid dan mencegah pingsan akibat udara panas atau terkena sinar matahari (heat stroke).
Selain itu, bunga kamboja juga banyak mempunyai khasiat yang lain, yakni sebagai obat luar maupun dalam. Sebagai contoh pengobatan terhadap gigi berlubang, caranya adalah dengan melumaskan getah kamboja pada kapas yang mana kapas ini nanti digunakan untu menutupi gigi yang berlubang, namun jangan sampai terkena gigi yang sehat. Kemudian sebagai obat dalam, contohnya digunakan sebagai obat oleh orang yang terkana penyakit disentri. Langkah-langkahnya adalah dengan cara memasukkan 12-24 gram bunga kamboja kering lalu direbus dengan air 400cc dan menyisakan airnya sampai 200 cc.

Makanan

Digunakan untuk membuat berbagai macam makanan ringan, sebagai contoh untuk membuat tempura bunga. Hanya tinggal menambahkan bumbu yang berupa bawang putih, merica, garam lalu dicampur dengan tepung terigu serta baking powder akan menambah kreasi lain untuk bunga kamboja yang selama ini hanya menjadi penghias kebun.

Arti Bunga Kamboja

Bunga kamboja juga sering digambarkan pada beberapa bentuk karya seni seperti pada lukisan, perhiasan, dsb. Bunga kamboja juga digunakan untuk membuat aroma dan parfum. Bahkan, minyak wangi Frangipani berasal dari nama seorang bangsawan Italia, Marquis Frangipani, yang telah membuat parfum dengan aroma bunga kamboja pada abad keenam belas.


  1. Bunga-bunga ini melambangkan keindahan, pesona, kasih, dan karunia. Bunga kamboja dengan warna yang indah dan wangi melambangkan keindahan alam. Selain itu juga mewakili kehidupan baru, awal yang baru, atau kelahiran.
  2. Bunga kamboja memiliki makna khusus dalam budaya Hawaii karena melambangkan segala sesuatu yang positif. Hal ini digunakan untuk membuat perhiasan di Hawaii.
  3. Hal yang menarik dalam budaya Hindu, bunga kamboja juga memiliki arti yang sangat penting. Bunga kamboja dapat diartikan sebagai lambang dedikasi dan pengabdian.
  4. Di beberapa daerah di India Selatan, karangan bunga kamboja digunakan dalam pernikahan. Terkadang, bunga ini juga dikenakan di rambut pengantin wanita.
  5. Buddha mengasosiasikan plumeria sebagai simbol keabadian. Hal ini karena bunga kamboja masih tetap bisa bertahan dan awet meski tanaman atau pohonnya telah tumbang.
  6. Bunga kamboja juga ditemukan dalam kehidupan suku bangsa Maya kuno. Bunga-bunga ini melambangkan kehidupan dan kelahiran.
  7. Dalam budaya Cina, kamboja dianggap lebih istimewa dari bunga anggrek dan berhubungan dengan cinta. Seseorang biasanya memberikan bunga ini kepada kekasihnya untuk mengungkapkan perasaannya.
  8. Menurut budaya Vietnam, bunga kamboja diyakini sebagai kekuatan penyembuhan. Pada zaman kuno, bunga kamboja digunakan untuk mengobati peradangan pada kulit.
Karena mempunyai arti dan simbolisme, tato kamboja juga sangat populer. Biasanya tato ini dianggap sebagai tato feminin dan dapat dibuat pada setiap bagian tubuh. Bunga-bunga yang indah ini berwarna-warni sehingga membuat sedap dipandang. Sekarang kita telah melihat arti yang berbeda dari bunga kamboja, mungkin anda dapat mencoba untuk mengembangkan tanaman ini. Berikut adalah penjelasan singkat bagaimana anda bisa merawat tanaman plumeria.
Tanaman ini dapat tumbuh dalam pot atau langsung di tanah. Tanaman plumeria harus terkena sinar matahari setidaknya 6-7 jam setiap hari. Namun, pastikan bahwa tidak terbakar oleh terik matahari yang panas.
Plumeria tidak memerlukan air yang berlebih. Air hanya sebatas untuk membasahi tanah dan menjaga
kelembaban. Hindari dari membuatnya selalu basah. Masa mekar tergantung pada usia pohon. Mirip dengan tanaman bunga lainnya, plumeria juga membutuhkan pupuk. Nitrogen atau pupuk berbasis fosfor yang larut dalam air sangat disarankan untuk bunga-bunga ini.
Setelah menanamnya dan berkembang, anda pasti akan suka menonton dan menikmati keindahan tanaman plumeria anda tumbuh dan mekar dengan bunga-bunga yang indah dan harum. https://www.wedaran.com/17862/arti-bunga-kamboja-simbol-keabadian/
Previous PostPosting Lama Beranda